Direktur Jenderal Perkebunan KementerianPertanian melakukan kunjungan ke Kabupaten Indragiri Hilirdalam rangka membahas proses Penilaian Pohon Induk Terpilih(PIT) sebagai bagian dari upaya mendukung Program HilirisasiKelapa.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalammemperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan PemerintahKabupaten Indragiri Hilir, khususnya dalam pengembangankomoditas kelapa yang menjadi salah satu potensi unggulandaerah.
Dalam pertemuan bersama Bupati Indragiri Hilir, dibahasberbagai hal terkait proses penilaian dan penetapan Pohon IndukTerpilih (PIT). Penilaian PIT diharapkan dapat menghasilkansumber benih kelapa yang berkualitas sehingga mampumendukung peningkatan produktivitas dan kualitas tanamankelapa di daerah.
Program hilirisasi kelapa juga menjadi perhatian utama dalamkunjungan tersebut. Hilirisasi diharapkan tidak hanyameningkatkan nilai tambah komoditas kelapa, tetapi jugamemberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani sertamendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kabupaten Indragiri Hilir yang dikenal sebagai salah satu sentrakelapa memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagaibagian dari rantai industri kelapa nasional. Oleh karena itu, penguatan sektor hulu melalui penyediaan bahan tanamanunggul menjadi salah satu langkah penting untuk mendukungkeberlanjutan program hilirisasi.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyambut baik perhatiandan dukungan Kementerian Pertanian terhadap pengembangankelapa di daerah. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, petani, serta pemangku kepentingan lainnya diharapkandapat mempercepat pengembangan perkebunan kelapa yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Melalui proses Penilaian Pohon Induk Terpilih dan penguatanprogram hilirisasi, diharapkan komoditas kelapa Indragiri Hilirsemakin memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan mampumemberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya para petani kelapa.

